Art Turns, World Turns – Museum Macan Jakarta

Seni berubah, dunia berubah. Museum Macan, sebuah museum kontemporer yang hadir di tengah kota Jakarta, tepatnya di gedung AKR Tower, Kebon Jeruk – Jakarta Barat menampilkan karya seni komtemporer modern dari abad ke-19 yang berasal dari berbagai daerah baik dari nasional hingga international.

Salah satu yang menjadi ketertarikan saya untuk mampir ke museum ini adalah hasil karya Yayoi Kusama yang sudah sangat dikenal dengan gaya dan karyanya dengan pola polkadot dan juga Yomoshito Nara dengan ikon gadis kecilnya.

Beetle Sphere (Ichwan Noor)

Karya pertama disambut dengan hasil karya Ichwan Noor dengan Bola Beetle yang sudah tidak asing didengar dan dilihat terutama bagi para pecinta seni. Saya pribadi pun sudah beberapa kali bertemu dengan Beetle Sphere ini sebelumnya.

Mirrored Infinity Room (Yayoi Kusama)

Ruangan yang paling ditunggu tunggu dan yang menjadi alasan utama menyempatkan diri untuk mampir ke museum macan secepatnya. Didalam ruangan ini dipenuhi dengan bola bola lampu dengan warna-warna dan bisa berubah.

Karena popularitasnya yang tinggi, ruangan ini hanya bisa di nikmati selama 45 detik di dalam dengan jumlah maksimal 2 orang yang bisa masuk ke dalam ruangan ini. Selain karena ruangan yang disediakan cukup kecil, didalamnya juga hanya tersedia beberapa langkah yang bisa kita lewati karena sekelilingnya lantainya diisi dengan air cermin semua sisi.

Jika 45 detik terasa kurang, kamu juga diperbolehkan masuk kembali dengan syarat mengantri ulang kembali. Beruntungnya saya karena mampir kesana saat pagi hari dan kondisinya belum ramai. Menurut staff setempat, setelah jam makan siang biasanya pengunjung mulai ramai dan antrian mirrored infinity room ini bisa menjadi sangat ramai!

Yomoshito Nara

 

Bendera negara-negara Asia

Tidak hanya sekedar tampilan bendera negara asia, tapi ada cerita unik didalam karya ini. Seperti yang bisa kamu lihat, bendera bendera ini saling dihubungkan oleh pipa-pipa transparan dan apabila kamu bisa melihat dengan saksama, kamu akan menemukan semut-semut yang dibiarkan berjalan berkeliaran di karya ini. Ya, seluruh bendera ini dibuat sedemikian rupa dengan pasir dan para semut dibiarkan bergerak bebas dan membuat jalannya. Saat kunjungan saya, kebetulan para semut sedang mengekspolarasi bendera Indonesia.

Museum Macan

Dollars (Keith Haring)

 

Floating Garden

Dibagian depan, sebelum memasuki pameran kamu akan disambut oleh ruangan floating garden yang juga cukup menarik perhatian saya. Sebenarnya ruangan ini lebih digunakan untuk eksplorasi dan experience untuk anak kecil. Didalamnya disediakan meja dan pensil warna untuk mewarnai juga scratching dengan palet palet yang sudah disediakan.

Pameran karya seni ini bisa kalian nikmati dari tanggal 4 November 2017 hingga 18 Maret 2018 setiap hari selasa hingga minggu. dengan biaya masuk IDR 50.000 (adult), IDR 40.000 (student/ senior), dan IDR 30.000 (child).

Pembelian tiket juga bisa dilakukan dengan pembelian diwebsite museummacan.org atau langsung on the spot. Untuk lebih baiknya dan menghindari antrian pembelian tiket tidak terduga, disarankan membeli tiket melalui website.

So, another great destination to spend your weekend. Why not?

 

MUSEUM MACAN
Address : AKR Tower Level MM, Jl Panjang No. 5, Kebon Jeruk – Jakarta Barat
Instagram : @museummacan
Open :
Selasa – Minggu : 10.00 am – 19.00 pm
SENIN TUTUP

Share if you like :

Leave a Reply