ONE DAY NUSA PENIDA TRIP #BALISERIES

Throwback Bali Trip November 2016 lalu, pertama kalinya menyebrang ke Pulau Penida. Dimulai dari perjalanan yang panjang dari Pantai Sanur ke Nusa Lembongan dan kemudian nyebrang lagi ke Nusa Penida. Fotonya masih di jembatan ke Nusa Ceningan yang roboh waktu itu, alhasil kita belom kesampean mampir ke Ceningan. Jadi masih punya alasan untuk balik lagi ke pulau-pulau kecil di Bali ini.

Jembatan Kuning Lembongan-Ceningan

One day trip ini memang sengaja kita arrange khusus karena kita tinggal beberapa hari di Lembongan. Sayang rasanya kalo ga menyempatkan mampir ke pulau seberang yang cantik ini. Cuma membutuhkan sekitar 15-30 menit naik boat dari Lembongan ke Penida.

Untuk trip ini kita dipandu oleh Bli Made Ardiwirawan, warga nusa penida yang menyediakan jasa tour di Nusa Penida. Kita berangkat 3 orang dan menghabiskan 1.500.000 untuk one day trip (include penjemputan dari hotel, boat lembongan-penida pp, tour penida dengan mobil, dan makan siang). Jadi semua uda terima bersih seharian sampe balik lagi ke hotel.

Giri Putri Cave

Kita sampai di Nusa Penida kalo gak salah sekitar jam 9 pagi, disambut sama Bli Made dan langsung dibawa ke pemberhentian pertama kita, Giri Putri Cave.

Ohya, seperti biasa, karena kita menggunakan celana pendek dan masuk pura harus berpakaian sopan disana mereka sudah menyediakan penyewaan kain dan selendang untuk kita pakai. Sebelum masuk kita juga akan mengisi daftar tamu dan juga diperbolehkan memberikan persembahan.

Giri Putri Cave ini adalah Pura yang ada didalam goa, yang jalan masuknya itu kecil banget dan cuma muat satu orang tapi didalamnya cukup besar dengan panjang sekitar 100meter. Didalam goa juga terdapat penampungan air dan tempat persembahan yang dipercaya sakral dan memiliki kekuatan magis.

Setiba diujung goa, juga terdapat altar dengan berbagai macam patung Kwan Im. Disinilah umumnya acara sembahyang selalu dilakukan oleh warga setempat. Untuk jalur masuk-keluar hanya satu arah jadi kita akan masuk dan keluar dari pintu yang berbeda.

Sayang disini kita hampir gak punya foto karena tempatnya juga gelap banget selain yang diatas, itupun karena dipaksa Bli untuk foto sebagai kenang-kenangan. Jadi kita benar benar menikmati perjalanan kita didalam goa sampai keluar.

 

Pasih Uug / Broken Beach, Nusa Penida

Pemberhentian kedua, ini bagussss banget, sayang cuma bisa liat dari atas. Perjuangan ke pasih uug cukup lumayan. Dari Giri Putri Cave kesini menghabiskan waktu sekitar 2-3 jam. Pulau Nusa Penida ini memang jauh lebih luas dibandingkan dengan lembongan. Jarak antar tempat wisata juga lumayan jauh jauh  dan pilihan hotelnya juga masih sedikit.

Untuk menikmati pemandangan ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis sampai hari ini. Pasih Uug ini adalah sebuah tebing yang terletak di Nusa Penida Barat, jadi sebenernya dari Giri Putri Cave itu kayak ujung ke ujung gitu kali ya.

Pasih Uug – Broken Beach, Nusa Penida

Pasih Uug – Broken Beach, Nusa Penida

Pasih Uug atau yang dikenal dengan nama Broken Beach ini adalah sebuah tebing yang menghadap ke lautan bebas dengan pemandangan biru yang indah. Sebenarnya dari atas sih keliatan ada pantainya dikelilingi tebing gitu. cuma kurang paham juga apakah ada akses untuk kesana atau tidak.

Nah ini dia Bli Made dengan lengkap dengan kita sebagai turisnya sehari. Bli Made baik dan sabar banget orangnya. Walaupun awalnya agak sedikit pendiam, tapi kalo kita nanya dia bakalan ngejelasin panjang lebar. Dia cerita kalo Nusa Penida dulu itu awalnya merupakan tempat rakyat buangan buat orang-orang yang melawan raja Bali. Sampai hari ini warga lokalnya pun sedikit karena anak muda lebih banyak ke kota untuk mencari lapangan kerja yang lebih besar dan sebagainya.

Lanjut ke trip, setelah selesai foto-foto di Pasih Uug, kita melanjutkan perjalanan ke Angel Billabong. Masih satu area dengan pasih uug, bisa ditempuh dengan jalan kaki. Gak begitu jauh, tapi jalannya juga gak mudah karena dipenuhi tanaman-tanaman dan batu karang. Jadi pastikan kalian menggunakan alas kaki yang nyaman ya!

Angel Billabong

Pemandangan yang gak kalah bagusnya dari tebing sebelah! Indahnya keterlaluaaan deh. Pemandangan dibawah agak tebing sedikit berbeda, bukan cuma hamparan lautan tapi kayak ada semacam kolam renang menuju lautan gitu.

Angel Billabong

Seee??? keren banget kaaan! Ini perjuangan turun ke bawahnya juga gak mudah. Tadinya sempet agak ragu karena Bli Made bilang sebenernya agak bahaya kalo turun kebawah karena kalo ombaknya lagi kenceng kita bisa langsung kesapu gitu aja ke laut yang nyambung dengan samudra hindia.

Tapi dengan bantuan Bli juga akhirnya aku bisa turun sampe kebawah dijagain dan dipegangin. Dan udah diingetin dibawah jangan terlalu lama jadinya sampe bawah foto-foto terus naik lagi deh, walaupun turis turis lainnya disana bisa berenang dan bermain cukup lama, tapi baiknya kita nurut dengan dengan arahan warga lokal yah demi kebaikan diri kita sendiri juga 🙂

Setelah puas bermain di Angel Billabong, kita pun pindah ketempat selanjutnya tapi jangan lupa makan siang dong tentunyaaa. Ternyata kita dibawa ke sebuah restoran punya Bli Made sendiri! Jadi istrinya yang buka restoran dan memasak.

Untuk makanan di Penida ataupun Lembongan aku saranin kalian untuk coba salad rumput laut mereka karena kedua pulau ini terkenal dengan produksi rumput lautnya sendiri, dan rumput lautnya bukan sejenis nori dan berwarna hijau yang biasa kita makan di resto jepang ya! Rumput laut kita warnanya bening putih dan panjang bercabang gitu. Pokoknya enak deh!

Setelah makan siang kita berkunjung ke lokasi terakhir kita di Penida, Crystal Bay. Sayang banget waktunya sangat singkat jadi kita ga punya cukup waktu untuk snorkeling atau diving padahal disini tempatnya terkenal dengan manta, shark, dan mola-mola yang hanya bisa kamu temuin di Nusa Penida. Jadi, bertambah lagi deh alasanku untuk kembali ke Pulau yang tenang dan indah ini <3

Crystal Bay

Menghabiskan sore kita sebelum ke Lembongan dengan menikmati pantai dan memancing. Liat hasil ikan yang aku dapet, gede banget kaaann!!!!

Ga deng boong, itu ikan hasil tangkapan warga setempat. Pas kita lagi jalan jalan terus ngeliatin mereka mancing dan hasilnya segede itu, aku penasaran dan minjem sebentar plus gak lupa difoto dong. Kapan lagi bisa gendong ikan segede gini coba. Dan ternyata ini berat banget!

Setelah ini kita dianter ke pelabuhan untuk kembali ke Lembongan sebelum langit gelap. Seru banget! Dan ternyata sehari di Nusa Penida itu gak cukup! Lain kali bakalan balik lagi dan harus nginep deh. Mudah-mudahan disaat itu bisa ketemu Mola-mola, Manta dan teman temannya :”)

Anyway gengs, kalo ada yang berniat ke Nusa Penida dan butuh tour guide dan tertarik berkenalan dengan Bli Made Ardiwirawan, bisa menghubungi ke 0812. 3823. 7026 yaaaa!

 

 

Share if you like :

Leave a Reply